Tata Cara Pengisian Formulir
Formulir adalah
lembar atau surat berisi penyataan yang harus diisi.
Pengisian formulir
dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada pihak yang membutuhkan. Informasi
tersebut nantinya akan dijadikan sebagai rujukan bagi berbagai keperluan.
Formulir bermacam-macam
jenisnya, antara lain: formulir pendaftaran, kartu anggota, wesel pos, kartu
pos, daftar riwayat hidup, slip penyetoran bank, dan lain-lain.
Secara garis
besar, formulir terbagi menjadi tiga bagian, yaitu:
1. Bagian kepala yang berisi nama lembaga,
alamat, dan nomor telepon.
2. Bagian tubuh atau isi formulir
berupa keterangan yang harus diisi, seperti nama lengkap, jenis kelamin, agama,
pendidikan, alamat, nama orang tua, hobi, dan keterangan-keterangan penting
lainnya.
3. Bagian ekor berupa tempat dan
tanggal pengisian, tanda tangan, dan nama lengkap pengisi.
Dalam mengisi
formulir harus benar, lengkap, cermat, dan jelas. Formulir biasanya menggunakan
huruf cetak (huruf kapital) untuk menghindari huruf yang rancu dalam penulisan,
misalnya huruf a dan o; i dan l; r dan n; rn dan m; dan lain-lain.
Hindarilah coretan-coretan,
karena formulir yang terdapat coretan akan menimbulkan keraguan.
Contoh formulir pendaftaran
Keterangan:
- Kolom Tanggal: isikan tanggal transaksi
- Kolom
Jenis Rekening Pemilik: Centang Tahapan
- Kolom
informasi Tujuan Transfer: isi nomor rekening, nama
pemilik no rekening, berita dapat dikosongkan atau diisi sesuai tujuan
penyetoran dana.
- Kolom
informasi Pengirim: isi nama, alamat, no hp, dan
centang “Nasabah” atau “Non Nasabah”
- Jumlah
yang akan di transfer.
- Tuliskan
kalimat jumlah yang akan di transfer. misalnya Rp 1.000,000. (satu juta rupiah)
- Tanda
Tangan penyetor

Comments
Post a Comment