Besaran dan Satuan dalam Fisika

Di dalam ilmu Fisika terdapat istilah besaran dan satuan untuk memudahkan dalam mengidentifikasi fenomena-fenomena fisika yang terjadi.

1. Besaran Pokok dan Besaran Turunan

Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka-angka.
Contoh: Tinggi bambu adalah empat kali tinggi tebu. Di sini dapat disimpulkan bahwa bambu adalah besaran, sedangkan tebu adalah satuan yang digunakan sebagai perbandingan untuk menggambarkan ukuran bambu (besaran). Dengan demikian, satuan adalah pembanding besaran dalam suatu pengukuran.

Satuan Sistem Internasional
Pada awalnya, setiap negara -bahkan setiap daerah- memiliki sistem satuan sendiri yang berbeda satu sama lain, sehingga terjadi kesulitan dalam penyesuaiannya. Pada tahun 1960 di Paris, Prancis diadakan sebuah konfererensi untuk menyamakan sistem satuan agar berlaku dan dapat digunakan secara luas di seluruh dunia. Hasil konferensi tersebut dinamakan Satuan Sistem Internasional (satuan SI). Di Indonesia, satuan SI sama dengan sistem MKS (meter, kilogram, dan sekon).
Syarat sebuah satuan agar berlaku dalam satuan SI antara lain:
1. tetap, tidak mengalami perubahan dalam segala keadaan.
2. mudah ditiru dan diperbanyak.
3. bersifat internasional, dapat digunakan di seluruh dunia.

Berdasarkan satuannya, besaran dapat dibagi menjadi dua, yaitu besaran pokok dan besaran turunan.

A. Besaran Pokok
Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu. Terdapat tujuh macam besaran pokok dalam fisika, yakni seperti ditunjukkan pada tabel berikut.
No
Besaran Pokok
Satuan dalam SI
1.
Panjang
Meter (m)
2.
Massa
Kilogram (kg)
3.
Waktu
Sekon atau detik (s)
4.
Suhu
Kelvin (K)
5.
Kuat arus
Ampere (A)
6.
Intensitas cahaya
Candela (cd)
7.
Jumlah molekul
mol

B. Besaran Turunan
Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari satu atau lebih besaran pokok. Semua besaran fisika selain tujuh besaran pokok di atas adalah besaran turunan. Contoh, luas merupakan besaran yang diturunkan dari besaran panjang x panjang, berarti satuannya adalah m x m atau m2.

2. Konversi Satuan
Adanya beberapa satuan yang digunakan memiliki tujuan untuk menyesuaikan nilai besaran yang diukur. Contoh, untuk mengukur panjang jalan menggunakan satuan km dan untuk mengukur panjang kertas menggunakan satuan cm. Untuk mengubah satuan yang ada ke satuan SI atau sebaliknya, maka perlu adanya penyesuaian nilai. Penyesuaian nilai inilah yang dikenal sebagai konversi satuan.

Contoh konversi satuan
No
Jenis satuan
Satuan SI
Konversi
1.
Satuan Panjang
m
1 m = 100 cm
1 inch = 2,54 cm
1 kaki = 30,48 cm
1 km = 1.000 m
1 mil = 1,609 km
2.
Satuan massa
Kg
1 kwintal = 100 kg
1 ton = 1.000 kg
1 ons = 0,1 kg
3.
Satuan waktu
Sekon
1 jam = 60 menit
1 menit = 60 sekon
1 hari = 24 jam

Konversi Awalan satuan
No.
Awalan satuan
Nilai
1.
Tera (T)
1012
2.
Giga (G)
109
3.
Mega (M)
106
4.
Kilo (k)
103
5.
Standar internasional (SI)
1
6.
Centi (c)
10-2
7.
Mili (m)
10-3
8.
Mikro (ยต)
10-6
9.
Nano (n)
10-9
10.
Piko (p)
10-12
11.
Femto (f)
10-15


Comments